Selasa, 15 Juli 2014

Contoh Laporan KKN



BAB I
PENDAHULUAN
  1. A.     Analisis Situasi
Kuliah Kerja Nyata (KKN)  adalah merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Pergurun Tinggi terutama dharma tentang pengabdian kepada masyarakat yang merupakan suatu kebijakan pemerintah. Hal ini dapat diperlihatkan dari beberapa faktor yang digunakan sebagai landasan-landasan yag telah ditetapkan pemerintah sebagai program nasional.
KKN-PPM ini merupakan progam yang wajib dilakukan oleh mahasiswa, dimana mahasiswa terjun langsung ke masyarakat untuk menerapkan ilmu yang telah di peroleh dalam bangku perkuliahan, sehingga program yang akan direncanakan dapat terselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya.
Dalam pelaksanaan KKN-PPM ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan latihan, penerapan, dan pengalaman ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dari bangku perkuliahan dan dilakukan di lingkungan masyarakat sehingga kehadiran mahasiswa dalam KKN-PPM ini dapat memberikan suatu ilmu, bantuan pemikiran, tenaga, dan teknologi juga seni dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan dalam segala bidang.

Pada kesempatan ini saya selaku penulis memfokuskan kegiatan pada bidang kesehatan yatu mengenai Penanaman dan pemanfaatan Toga yang kami lakukan di lingkungan SDN 8 Bonyoh.
  1. B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan analisis situasi yang telah disamapaikan dapat dikemukakan rumusan masalah sebagai berikut:
  1. Apaka manfaat Toga bagi kesehatan?
  2. Bagaimana cara mensosialisasikan kepada siswa tentang pemanfaatan Toga bagi kesehatan?
  3. Bagaimana cara merawat Toga yang telah ditanam dilingkungan sekolah SDN 8 Bonyoh?
BAB II
TUJUAN DAN MANFAAT
  1. A.     Tujuan
Adapun  tujuan dari penyusunan Laporan Individu ini adalah sebagai berikut:
  1. Tujuan Umum
Untuk memenuhi salah satu pesyaratan dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Universitas Mahasaraswati Denpasar, sebagai bahan evaluasi dan laporan tertulis yang memuat hasil kegiatan yang telah dillakukan mahasiswa KKN-PPM selama Kegiatan KKN.
  1. Tujuan Khusus
Dalam pelaksanaan KKN-PPM ini mempunyai tujuan khusus penyusun laporan ini adalah memberi pengetahuan kepada seluruh warga Sekolah Dasar 8 Bonyoh akan pentingnya Toga bagi kesehatan dan cara penanaman dan perawatan Toga yang baik serta membiasakan para siswa dan juga para guru untuk menanam tumbuhan terutama Toga di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga serta lingkungan masyarakat.

  1. B.     Manfaat
Manfaat yang dapat diambil dalam penyusunan laporan ini adalah sebagai berikut:
  1. 1.      Manfaat bagi siswa
    1. Para siswa menjadi lebih memahami bahwa tumbuh-tumbuhan bisa digunakan menjadi obat tanpa membeli obat kemasan yang modern.
    2. Agar para siswa tidak hanya menerapkan penanaman dan pemanfaatan Toga di lingkungan sekolah tetapi juga diterapkan di lingkungan keluarga serta masyarakat.
    3. Para siswa lebih mendalami tentang kegunaan Toga.
    4. 2.      Manfaat bagi mahasiswa
      1. Mengetahui lebih lebih dalam tentang Toga, supaya para mahasiswa akan lebih sadar apa pentingnya Toga bagi kesehatan.
      2. Mendapat pemahaman kondisi nyata tentang bersosialisasi dengan masyarakat yang nantinya akan diterapkan dalam dunia kerja dan dunia pendidikan.
      3. Kita lebih mengerti tentang perawatan Toga dan pemanfaatannya.
BAB III
KERANGKA PENYELESAIAN MASALAH
Keanekaragaman hayati yang ada di bumi ini tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan ataupun untuk dinikmati keindahanannya saja, tetapi juga bermanfaat sebagai bahan untuk mengobati berbagai penyakit. Tanaman yang ada, terutama yang tumbuh di Indonesia dikenal sebagai bahan yang ampuh untuk obat dan digunakan sebagai bahan baku industri obat di Indonesia selain juga sebagai obat-obatan tradisional. Sebenarnya, tanaman yang berguna sebagai obat dapat juga ditemui sehari-hari.
Tanaman seperti kunyit, jahe, jeruk pecel dapat ditanam di pekarangan rumah dan berguna sebagai pengusir berbagai penyakit ringan sehari-hari seperti batuk, masuk angin dan panas dalam. Tak hanya itu, beberapa tanaman yang ada Indonesia terbukti ampuh mengatasi berbagai penyakit yang lebih berat. Beberapa bahkan dipercaya dapat mengatasi penyakit mematikan seperti AIDS, kanker dan sebagainya. Tanaman obat juga dapat dijadikan alternatif berobat yang lebih aman dan alami. Selain itu, tanaman obat juga baik untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit dan tubuh. Tanaman obat dapat dikonsumsi dengan cara diolah terlebih dahulu. Beberapa tanaman obat dapat digunakan sehari-hari dan diolah dengan cara sederhana seperti direbus dan dicampur dengan air atau bahan-bahan lainnya.
Pemanfatan penanaman Toga harus sedini mungkin dijelaskan menfaatnya kepada anak-anak supaya mereka tahu bagai mana kasiat dan pentingnya tananman obat itu. Dari pada obat-obat yang di kemasan modern biasanya mengandung efek atau alergi kepada pengonsumsi itu sendiri. Di SDN 8 Bonyoh kami melaksanakan penyuluhan dan penanaman Toga di lingkungan sekolah. Mereka sangat antusias dalam pelaksaan kegiatan tersebut. Dari kegiatan penanaman Toga para siswa jadi tahu pentingnya tumbuh-tumbuhan ternyata memiliki kasiat untuk mengobati penyakit tanpa membeli obat-obat modern yang ada di apotek atau di toko obat.
Adapun tumbuhan yang sudah kami tanam di SDN 8Bonyoh yaitu antara lain jahe, lidah buaya, kencur, kunyit, kumis kucing, lengkuas. Sebelum melaksanakan kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga, diambil langkah-langkah sebagai berikut:
1.      Kami melakukan koordinasi kepada kepala Sekolah Dasar 8 Bonyoh. Tujuannya supaya kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga bisa berjalan dengan baik dan lancer.
2.      Supaya siswa-siswi SDN 8 Bonyoh mengetahui apa pentingnya dan manfaat Toga buat kesehatan, kami melakukan penyuluhan tentang kasiat tumbuh-tumbuhan Toga. Jadi para siswa mengerti apa tujuan kita menanam Toga dan mengetahui fungsi masing-masing tumbuhan Obat tersebut.
3.      Melaksanakan kegitan yang baik dengan program yang direncanakan.
kami melakukan penanaman Toga bersama dengan seluruh siswa dan para guru di lingkungan sekolah. Memerlukan kerjasama yang baik antara Mahasiswa dan pihak sekolah agar kegiatan berjalan dengan lancar.
  1. BAB IV
  2. PELAKSANAAN KEGIATAN
  3.  
5.      A.     Realisasi Penyelesaian Masalah
6.                  Penyusunan kegiatan yang tepat dan jelas harus di persiapkan sebelum kegiatan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan kesiapan mahasiswa untuk melaksanakan program kegiatan. Dalam penanaman Toga di lingkungan sekolah adalah salah satu cara untuk member itahu kepada siswa-siswa akan penting dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Mereka akan lebih mengenal tumbuhan apa yang bisa digunakan sebagai obat dan fungsi tumbuhan itu sebagai obat apa. Dalam pelaksanaan penanaman TOGA ini harus diperlukan kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan mahasiswa.
7.            Penanaman dan pemanfaatan TOGA ini saya lakukan di SDN 8 Bonyoh. Para siswa sangat antusias sekali dalam menyimak dan ikut menanam tumbuhan obat tersebut.
8.      Table4.1
Tanggal
Kegiatan
Kamis, 29 September 2011
Permohonan ijin kepada Kepala Sekolah SDN 8 Bonyoh
Observasi keadaan SD dan siswa-siswi SDN 8 Bonyoh
Identifikasi masalah
Rabu, 5 Oktober 2011
Pembagian kuisioner awal
Perencanaan program
Rabu, 26 Oktober 2011
Pengumpulan Toga
Sabtu, 29 Oktober 2011
Penyuluhan tentang pemanfaatan Toga
Penanaman Toga di lingkungan sekolah
Selasa, 22 November 2011
Pembagian kuisioner akhir
Evaluasi
9.      B.     Khalayak sasaran
10.              Adapun yang menjadi sasaran dalam kegiatan Penanaman dan pemanfaatan Toga di lingkungan sekolah adalah sebagai berikut:
  1. 1.      Sasaran seluruh siswa SDN 8 Bonyoh
12.  C.     Metode Yang digunakan
13.              Metode yang digunakan dalam penanaman dan pemanfaatan Toga adalah metode penyuluhan tentang tenaman yang bisa di gunakan sebagai obat dan apa kasiatnya, kemudian menanam tumbuhan obat di lingkungan sekolah. Metode-metode yang kami lakukan antara lain metode observasi, ceramah, pendampingan, demostrasi.
  1. BAB V
  2. HASIL KEGIATAN
  3. Berdasarkan kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga yang telah saya lakukan di lingkungan SDN 8 Bonyoh hasil yang saya peroleh dalam program kegiatan ini berjalan dengan baik. Pihak sekolah sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga bagi kesehatan di lingkungan sekolah. Walaupun selama kegiatan terjadi sedikit kendala pada saat siswa menanam Toga dikarenakan keadaan tanah di daerah desa Ban Kubu khususnya daerah Bonyoh kurang baik. Walaupun demikian para siswa masih sangat semangat melakukan penanaman tumbuhan obat ini dengan saling bekerja sama dengan mahasiswa dan siswa-siswi sekolah dan hasil dari proses kegiatan ini berjalan dengan baik.  Identifikasi masalah didapatkan dan dirumuskan berdasarkan hasil observasi dimana lingkungan di daerah ini memiliki curah hujan yang rendah yang menyebabkan tanah menjadi kering.menjadikan tumbuhan didaerah ini susah untuk hidup, diperlukan perawatan yang sangat baik untuk menjaga tumbuhan supaya tumbuh dengan baik. Pembagian kuisioner awal dilakukan bagi siswa kelas 3,4,5,6 untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa yang  menunjukan persentase 60%. Dan setelah penyuluhan dan penanaman Toga kami kembali membagikan kuisioner kepada para siswa untuk mengetahui peningkatan pemahamannya. Kami mendapatkan presentase yang menunjukan 86%. Hasil yang baik ini didapatkan karena kepandaian siswa-siswi SDN 8 Bonyoh serta kerjasama yang baik antara mahasiswa KKN-PPM dan guru-guru SDN 8 Bonyoh.        
17.              Akan tetapi penulis berharap program penanaman Toga di SDN 8 Bonyoh ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga sekolah akan pentingnya Toga bagi kesehatan dan supaya para siswa dan guru-guru memiliki kebiasaan untuk menanam tumbuh-tumbuhan kususnya Toga di ingkungan sekolah mekipun pada saat pelaksanaan terjadi sedikit kendala.
18.  A.     Faktor Pendorong
19.              Adapun faktor pendorong dalam pelaksaanan kegiatan ini adalah:
  1. 1.      Sambutan yang positif dari pihak sekolah terutama Kepala Sekolah dan para guru SDN 8 Bonyoh.
  2. 2.      Dukungan dari seuruh staf Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar.
  3. 3.      Dosen pembimbing yang senantiasa memberikan bimbingan, pengarahan, dan dukungan kepada kami selaku mahasiwa agar kami dapat melaksanakan tugas dan program-program dengan baik.
  4.  
24.  B.     Faktor Penghambat
25.              Dalam pelaksanaan kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga di lingkungan sekolah. ada beberapa faktor penghambat yang kami temukan, sehingga dari kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga ini kurang maksimal, adapun faktor penghambat dari kegiatan ini adalah:
  1. 1.      Dalam kegiatan penanaman Toga dilingkungan sekolah terjadi sedikit penghambat dikarenakan kondisi lingkungan yang memiliki curah hujan yang rendah yang mengakibatkan tanah menjadi kering. Diperlukan perawatan rutin untuk tumbuhan itu hidup, maka dari itu dperlukan kerjasama yang baik antara guru dan siswa untuk menjaga Toga agar tetap tumbuh dengan baik.
  2. BAB VI
  3. KESIMPULAN DAN SARAN
  4. A.     Kesimpulan
30.              Setelah kami melakukan kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga di SDN 8 Bonyoh kami mendapat kesimpulan sebagai berikut:
31.  1.      Kami sebagai penulis dalam laporan pelaksanaan kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga yang telah kami lakukan di SDN 8 Bonyoh mendapatkan hasil yang baik dan cukup memuaskan. Para siswa jadi lebih mengenal apa itu tumbuhan Toga dan bagaimana cara pemanfaatnya untuk kesehatan.
32.  2.      Pada program KKN-PPM yang telah terlaksanakan, mahasiswa menjadi lebih mengenal apa itu Toga dan apa pentingya Toga untuk kesehatan. Saya selaku mahasiswa supaya bisa menerapkan penanaman dan pemanfaatan Toga ini dilingkungan keluarga dan di lingkungan masyarakat, yang hasilnya bisa bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
  1. B.     Saran
  2. Dari kesimpulan yang telah diuraikan di atas, saya selaku penulis berharap para siswa dan para guru senantiasa melakukan kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga dilingkungan sekolah. Tidak hanya dilingkungan sekolah saja, tetapi juga supaya bisa diterapkan di lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat agar nantinya bisa berguna untuk lebih kedepannya. Sehingga dengan seiringnya waktu kegiatan penanaman dan pemanfaatan Toga menjadi suatu kebiasaan yang akan selalu diterapkan.
  3. DAFTAR PUSTAKA
  4.  
  5. Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat. 2010. Buku Pedoman Kuliah Kerja NYata.Denpasar : Universitas Mahasaraswati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar